Iklan

Kepedulian Sosial Dalam Islam


Kepedulian Sosial
Islam mengajarkan kita untuk peduli pada sesama. Bukan cuma Hablum Minallahu atau hubungan dengan Allah yang harus baik, Hablum Minannas atau hubungan dengan manusia juga harus baik. Ibadah seperti Zakat dan perintah untuk bersedekah adalah bukti Islam mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama.
Dalam surat Al Maa’uun disebut bahwa pendusta agama adalah orang yang tidak peduli pada anak yatim dan tidak mau menganjurkan dan memberi makan orang-orang miskin. Orang yang sholat juga celaka jika sholatnya itu cuma pamer dan enggan menolong orang dengan barang-barang yang bermanfaat.
Baca lebih lanjut

Iklan

Qona’ah: Merasa Cukup Atas Apa yang Ada


Banyak orang yang merasa kekurangan meski penghasilannya besar karena dia tidak qona’ah. Tidak merasa cukup atas apa yang ada. Boros. Besar pasak daripada tiang. Hidup melebihi kemampuannya.

Pengalaman pribadi saat masukin anak sekolah, saat dimintai Rp 9,5 juta buat uang gedung seragam segala macam, wah pusing juga. Harus ngutang ini. Tapi alhamdulillah dgn ikhtiar cari sekolah yg sesuai kemampuan, dapat juga di mana bayar cukup rp 3,8 juta. Berlebih. Tenang.

Baca lebih lanjut

Tak Ada Kata Bumi Datar di Al Qur’an


Tak ada kata bumi itu datar di Al Qur’an. Yg ada cuma hamparkan. Kata2 GUNUNG DAN LEMBAH di Al Qur’an menolak bumi itu datar.
Kemana kamu menghadap sama saja dan 2 barat dan 2 timur menyiratkan bumi itu bulat.
Bumi itu datar adalah paham Gereja di abad kegelapan yg ditiru sebagian kelompok Wahabi. Paham begini adalah bid’ah dlolalah yg bikin murtad banyak orang karna bertentangan dgn fakta dan ilmu pengetahuan. Tasyabbuh thd Gereja di abad kegelapan.

Baca lebih lanjut

Tidak Perlu Menolong Allah?


Tidak Perlu Menolong Allah?

Allah Maha Kaya. Tidak perlu pertolongan makhluqnya. Meski demikian, kita harus jihad, infaq, dan sedekah guna menyebar Syiar Islam, membangun masjid, menyantuni fakir miskin, dan sebagainya.

Baca lebih lanjut

Antrian Waiting List Haji Hingga 39 tahun?


 

waiting list

Ini adalah data antrian waiting list haji dari Depag yang saya ambil pada tanggal 22 Juli 2016. Setelah diurut dengan antrian tunggu terlama, Kabupaten Sidrap menempati urutan teratas dengan waktu tunggu 39 tahun yaitu tahun 2055 baru bisa berangkat. Artinya jika anda mendaftar haji saat berumur 40 tahun, umur 79 tahun anda baru bisa berangkat. Ini jika anda berangkat dengan ONH biasa. Biaya ONH biasa ini sekitar Rp 34 juta rupiah.

Baca lebih lanjut

Cara Memilih Biro Haji dan Umroh yang Baik


Banyak orang yang tertipu oleh Biro Haji dan Umroh. Ada teman FB yang tertipu sampai Rp 337 juta untuk umrah Full Ramadhan 2015 buat 10 orang. Padahal pengelola Biro Umrah tsb adalah seorang Ustad yang kalau ceramah bagus sekali. Kita mengiranya Muslim sejati. Cuma begitu diserahi uang, ya uang tak kembali dan orang tidak bisa berangkat umroh.

Kerugian bukan cuma berbentuk materi seperti uang. Tapi juga immateri seperti rasa malu dan kecewa. Ada orang yang karena gagal berangkat haji, akhirnya stress. Dia malu kembali karena orang2 sekampung sudah merayakan dan mengantarnya. Akhirnya dia tinggal di Jakarta beberapa lama mungkin agar orang mengira dia sedang berhaji.

Baca lebih lanjut

Mengamalkan dan Berakhlaq Al Qur’an


Ada rasa bangga dan takjub pada para penghafal Al Qur’an. Ada juga rasa khawatir sebagaimana Ustad Abdi. Yang jelas saya tidak sendiri.

Yang paling penting akhlaq Al Qur’an. Jangan terlalu berlomba hafal Al Qur’an, tapi ilmu lain seperti Sifat 20, cara sholat, puasa, zakat, dsb malah terabaikan. Nahwu, Sharaf, dan Balaghah juga penting agar tidak keliru memahami Al Qur’an. Contoh: Ud’u lana dgn Ud’u ‘alaina itu artinya berbeda 180 derajad. Antara langit dan bumi. Jika ilmunya kurang luas, tidak akan paham. Akhlaq dan Adab juga penting.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: