Cara Mengkoreksi Kesalahan


Zaman dulu waktu di IBM ada training bagaimana cara mengkoreksi kesalahan.
Ada 2 macam cara: Labelling (cara yang salah) dan Pinpointing (cara yang benar).

Labelling ini melabelkan sifat keseseorang yang melakukan kesalahan sehingga akhirnya ini bisa jadi penghinaan yang menyakitkan. Di Al Hujuraat dilarang.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Al Hujuraat 11

Misalnya: Dasar kamu ini pemalas! Kamu ini memang pemarah! Kamu ini sembrono! Ini Labelling. Penghinaan. Apalagi kalau dilakukan dengan marah-marah yang lama hingga 30 menit, hasilnya bawahan / anak malah melawan. Ribut.

Ada pun Pinpointing ini menunjukkan kesalahan serta memberi tahu cara yang benar yang harus dilakukan. Jadi bukannya bilang: Kamu pemalas, tapi kita langsung menunjukkan apa yang harus dilakukan: Tolong cuci piring! Tolong sapu lantai!

Pada Pinpointing kita tidak bilang: Kamu pemarah. Tapi menasehati: Jangan marah ya! Allah sayang dengan orang yang sabar. Begitu lebih baik.

Tidak menyebut orang sembrono, tapi memberi tahu: tolong hati-hati. Jangan sampai jatuh.

Teguran pinpointing ini tidak perlu panjang lebar. Tunjukkan kesalahannya dan beritahu cara yang benar. Tidak perlu berlama-lama. Itu buang waktu, energi, dan cuma bikin ribut serta bikin penyakit darah tinggi / stroke.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: