Iklan

Pengamen Cilik Bisa Dapat Rp 150 ribu/hari


Obrolan antara Kondektur Bus 05 (Blok M – Bekasi) dgn seorang pengamen cilik (sekitar 10 tahun) di belakang bis. Saat itu sekitar jam 8 pagi dan mendekati Terminal Blok M (17 Oktober 2012_.
“Sudah dapat berapa?” tanya kondektur.
“48 (ribu) pak” kata pengamen cilik itu.
“Keluar jam berapa?” tanya kondektur.
“Jam 5. Kalau sampai sore sih bisa dapat 150 (ribu)” kata pengamen tsb.
“Wah lebih besar dari kerja di kantor dong…” kata kondektur tsb.
“Iya, tapi harus ngasih jatah”, kata pengamen itu. Mungkin jatah buat “Induk Semang” atau “Preman”. Tak heran kalau banyak anak diculik untuk dijadikan pengamen.

Pengamen itu cuma mengandalkan mulut dgn menyanyikan lagu seperti Ya Thoybah. Tidak pakai gitar, karena “Ribet” katanya.
Dengan 2-3 lagu dan lama sekitar 15 menit, 1 jam dia bisa ngamen di 3 bis.
Seandainya di setiap Bis yang penumpangnya sekitar 80 orang dia dapat Rp 5.000 sekali ngamen, sejam dia dapat Rp 15 ribu. 10 jam ngamen, bisa dapat Rp 150 ribu. Sebulan bisa dapat sekitar Rp 4 juta. Cukup banyak bagi seorang anak…

===

Tambahan:

Ada yang tidak ingin memberi karena mereka banyak uang.

Jawabannya:

Kalau ada uang, beri saja mereka. mungkin dgn itu mereka terhindar dari melakukan kejahatan. Bahkan jika sedekah kita jatuh pada pencuri/pezina/orang kaya, kita tetap dapat pahala:

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: 
Dari Nabi saw., beliau bersabda: Seorang lelaki berkata: Sungguh aku akan mengeluarkan sedekah pada malam ini. Lalu ia keluar membawa sedekahnya dan jatuh ke tangan seorang wanita pezina. Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Tadi malam, seorang wanita pezina mendapatkan sedekah.

Lelaki itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, (sedekahku jatuh pada wanita pezina). Aku akan bersedekah lagi. Dia keluar membawa sedekahnya dan jatuh ke tangan orang kaya. Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Sedekah diberikan kepada orang kaya.

Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, (sedekahku jatuh pada orang kaya). Aku akan bersedekah lagi. Kemudian ia keluar membawa sedekah dan jatuh ke tangan pencuri. Pada pagi harinya, orang banyak membicarakan: Sedekah diberikan kepada pencuri.

Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji, sedekahku ternyata jatuh pada wanita pezina, pada orang kaya dan pada pencuri. Lalu ia didatangi (malaikat) dan dikatakan kepadanya: Sedekahmu benar-benar telah diterima. Boleh jadi wanita pezina itu akan menghentikan perbuatan zinanya, karena sedekahmu, orang kaya dapat mengambil pelajaran dan mau memberikan sebagian apa yang telah diberikan Allah kepadanya. Dan mungkin saja si pencuri menghentikan perbuatan mencurinya, karena sedekahmu. (Shahih Muslim No.1698)

Ada beberapa pengamen yang setengah “mengancam”, “Daripada kami menarik-narik tas ibu, lebih baik kami mengamen”. Begitu katanya.

Jadi jika mereka mengamen, kalau ada uang berikan saja. Mudah2an mereka tidak mencari uang dgn cara mencuri/merampok yg malah bisa melukai/membunuh orang.

Toh dalam Al Qur’an juga kita diperintahkan memberi pada orang yg meminta. Di hadits di atas juga disebut malaikat berkata: “Dan mungkin saja si pencuri menghentikan perbuatan mencurinya, karena sedekahmu”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: