Iklan

Lambang dan Nama PMI: Tetap Palang Merah Indonesia atau Jadi Bulan Sabit Merah Indonesia?


 

Lambang International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC)

Untuk masalah ini, Anggota DPR sampai studi banding ke Denmark dan Turki yang menghabiskan Rp 1,6 milyar uang rakyat.

Masalahnya dari negara asalnya Palang itu berasal dari Salib agama Kristen yg memang mayoritas. Dari perang Salib yg memang memakai Salib, kemudian dibuat Salib merah untuk membantu korban perang.

Mayoritas negara2 Islam di dunia seperti Turki, Negara2 Arab, Iran, Pakistan, dan Malaysia memakai simbol dan nama Bulan Sabit Merah (Red Crescent). 33 negara yang penduduknya mayoritas Islam memakai logo dan nama Bulan Sabit Merah.

Salib itu meski dari Bendera Swiss (dan juga negara-negara Skandinavia) yang 90% lebih rakyatnya Kristen asalnya memang dari Salib Yesus yg memang simbol dari agama Kristen. Makanya banyak orang2 Kristen pakai kalung Salib:
The flag of the Empire was a white cross extending to the edges of a red field, and symbolised the Emperor’s role as the protector of Christianity.
Artinya: Salib merupakan lambang peranan Penguasa sebagai Pelindung Agama Kriten.
Salib melambangkan agama Kristen:

Swiss Flag Meaning:

The white cross on the red base represents faith in Christianity.
Artinya: Salib melambangkan Agama KRISTEN
Tanda Tambah (PLUS) itu beda dengan tanda Salib (CROSS) yg memang menurut orang Eropa sendiri melambangkan agama Kristen.
Ini makna SALIB dari beberapa website Kristen:
ARTI SALIB 

Jika Kekristenan adalah Kristus, maka salib-Nya adalah kunci untuk mengerti tentang Dia. Ruang yang diberikan untuk mencatat kejadian selama satu minggu terakhir sebelum Penyalib an menjadi bukti betapa penting para murid melihat arti kematian-Nya. Hal itu menghabiskan 30 persen Injil Matius, 37 persen Injil Markus, 25 persen Injil Lukas, dan 41 persen Injil Yohanes.[1]

P. T. Forsyth, seorang theolog Inggris, berkata, “Bagi kita Kristus adalah salib-Nya, Keseluruhan Kristus baik di sorga atau di bumi terletak di dalam apa yang Dia kerjakan di atas salib …. Anda belum mengerti tentang Kristus sampai Anda mengerti arti salib-Nya.” [2] Theolog besar pertama gereja, Rasul Paulus, pasti setuju dengan Forsyth. Lihat bagaimana dia menggambarkan hidup dan pelayanannya: “Kami memberitakan Kristus yang disalibkan” (1 Korintus 1:23); “Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan” (1 Korintus 2:2); “Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia” (Galatia 6:14).

Salib Kristus

Untuk orang yang sudah agak lama berakar dalam tradisi Kristen, “salib” merupakan salah satu unsur terpenting imannya.

Jadi memang Lambang Salib itu bukan lambang yang netral. Itu merupakan lambang ummat Kristen. Wajar jika negara-negara Eropa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen memakai lambang itu sebagai lambang Palang Merah mereka.
Namun bagi Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah Islam, apa wajar memakai lambang SALIB?

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: