Iklan

Jangan Boros Sebab Orang Boros Saudaranya Setan


Ada pembaca Media Islam (www.media-islam.or.id) yang mempersoalkan harga barang yang terlampau tinggi yang dapat membuat hidup orang jadi boros sebagai halal. Padahal Allah melarang kita untuk jadi pemboros:

Andri
June 27, 2011 at 2:43 am ·
Saya tertarik membahas 1 point yaitu harganya tidak berlebihan….
Apakah semudah itu memberi label haram apabila harga jual suatu produk bisnis lebih mahal/berlebihan dibandingkan harga produk tsb di model bisnis yg lain ??

Misalnya, pecel lele…. saya ingat banget, saya pernah makan pecel lele di lesehan malioboro dgn harga Rp 15,000 padahal di tempat lain waktu itu harga pecel lele adalah Rp 2,500 (sekitar th 1993)….. Kalau dilihat dari harganya, sudah jelas ini berlebihan….tapi lantas apakah bisnis pecel lele di malioboro menjadi haram ?? Contoh lain adalah, apabila kita meminum kopi di warung, mungkin kita hanya perlu membayar Rp 2,000…. tapi apabila kita minum kopi di sebuah coffee lounge, mungkin kita harus membayar Rp 40,000 utk secangkir kopi… Lalu, apakah bisnis coffee lounge menjadi haram ??

Sisa komentar dipotong agar tak terlalu panjang (Admin)

Jawaban Media Islam:
@Andri: Mudah2an firman Allah ini cukup jelas bagi anda:

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” [Al Furqaan 67]

Allah melarang (mengharamkan) kita untuk berbelanja secara berlebihan. Artinya jika dgn harga produk pasaran lain kita cukup berbelanja Rp 1-2 juta/bulan, kenapa kita harus menghamburkan harta kita sebesar Rp 10-20 juta/bulan? Bukankah itu boros?

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.” [Al Israa’ 26]

Lebih baik kita belanja cukup Rp 2 juta/bulan, sedang Rp 8 juta/bulan kita sedekahkan untuk membantu saudara2 kita yang masih kekurangan dan fakir miskin. Itulah ajaran Islam.

Ada pun orang yang boros, itu saudaranya setan dan sangat ingkar kepada Allah:


“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” [Al Israa’ 27]

Mahal boleh, tapi mbok ya jangan sampai berlebihan sehingga masuk dalam kategori MUBAZIR…

Sumber:

http://media-islam.or.id/2009/04/29/mlm-halal-atau-haram

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: