Perjalanan Naik Pesawat Terbang Jakarta-Denpasar-Surabaya


Pesawat Adam Air Tengah MengudaraTanggal 4-6 Desember 2007 yang lalu saya melakukan perjalanan dinas yang singkat sekali dari Jakarta (4 Desember), Denpasar (pergi tanggal 5 Desember), dan Surabaya (pulang tanggal 6 Desember). Jadi dalam 3 hari naik 3 pesawat yang berbeda.

Tulisan ini bukan bermaksud untuk pamer. Masak baru ke Denpasar saja sudah pamer padahal yang baca mungkin sudah keliling dunia ke mana-mana. Tapi ini untuk berbagi informasi kalau-kalau ada yang belum biasa atau belum pernah bepergian dengan pesawat terbang sendiri sehingga ada sedikit gambaran dan tidak mengalami kesulitan.

Saya pribadi meski itu bukan perjalanan naik pesawat yang pertama (paling jauh baru sampai KL dan Arab Saudi), tapi boleh dikata sebelumnya saya naik pesawat selalu bersama-sama (keluarga atau teman kantor). Pernah sih pergi sendiri ke Padang untuk seminar, tapi di sana ada panitia yang menjemput, jadi tidak masuk hitungan. Oops sebenarnya pernah juga ke Surabaya sendiri (pulang hari), jadi penerbangan ini penerbangan ”solo” yang ketiga. Karena itu saya merasa informasi semacam ini cukup diperlukan bagi para pemula yang akan melakukan perjalanan solo naik pesawat terbang.

Agar nyaman bepergian ke kota yang belum begitu anda kenal, ada baiknya anda membeli peta yang berisi peta kota tujuan anda. Jadi anda tidak terlampau bingung dengan posisi anda. Kebetulan saya punya 2 peta Jawa berikut detail kota2 yang ada di Jawa (salah satunya dari Periplus). Sehingga ketika harus mencari Hotel Pregolan di jalan Pregolan dari Tunjungan Plaza, saya bisa mencarinya sendiri tanpa harus bertanya.

Penerbangan saya ke Denpasar naik pesawat Adam Air jam 7 pagi. Jadi saya harus berangkat 2 jam sebelumnya agar tidak deg-degan ketinggalan pesawat. Jika waktu terlalu mepet, nanti anda bisa tegang di kendaraan. Saya sendiri sempat sport jantung 2 kali ketika berangkat ke Bandara Juanda dari jalan Ketintang padahal waktu kurang dari 1 jam dan dari satu lapangan di Padang ke Bandara dalam waktu sekitar 30 menit (bis Damrinya ngetem cukup lama).

Teman saya yang pesawatnya dijadwalkan berangkat jam 8 pagi (di hari yang sama) dan dia berangkat dari rumah jam 6 sampai ketinggalan pesawat karena Jakarta (yang waktu saya berangkat hujan) macet berat. Dia terpaksa beli tiket pesawat lagi karena tiket yang lama hangus.

Naik Taxi dari Tunjungan Plaza ke Bandara JuandaKarena berangkat jam 5 subuh dan angkutan umum sulit, maka saya pesan Taxi Blue Bird (021-7989000) sore sebelumnya. Ongkos berikut tol segala macam dari Otista III sekitar Rp 130 ribu. Blue Bird memang relatif aman, tapi ongkosnya sekitar 1,5 kali Taxi Tarif Lama. Jika anda ingin Taxi Tarif lama yang aman, Putra (021-7817771), Express Taxi, dan Mega Kosti juga cukup baik. Kalau Taxi Tarif Lama yang lain bisa jadi justru lebih mahal karena ada yang pakai argo kuda atau supirnya suka membawa penumpangnya berputar keliling-keliling kota.

Kalau anda mau murah di Jakarta anda bisa naik Damri (Rp 15 ribu) di Blok M (seberang terminal samping Blok M Plaza), Terminal Bis Rawamangun, dsb).

Cek tiket pesawat anda agar anda tahu di terminal berapa anda harus check in. Jika anda punya lebih dari 1 koper dan berat sekali, yang berat bisa anda taruh di bagasi sedang yang mudah dibawa bisa anda bawa ke dalam pesawat. Kalau ditaruh dibagasi berarti anda harus menunggu bagasi anda sekitar 0,5 jam sesampainya di Bandara tujuan anda. Ini kalau bagasi anda tidak nyasar ke tempat lain atau tertukar…:) Setelah Check in dan membayar Airport Tax Rp 30 ribu anda harus menunggu di ruang tunggu yang ditentukan.

Jika ada orang tak dikenal menitipkan bungkusan, jangan mau. Kalau isinya narkoba atau barang terlarang lainnya, anda bisa berhubungan dengan petugas hukum. Tolak, jika perlu tawarkan agar benda tersebut dititipkan ke petugas Bandara.

Sajian air minum kemasan 200 ml di Adam Air lumayan menahan hausSaya naik pesawat Adam Air. Saya mengira paling hanya dapat roti unyil dan aqua gelas dengan adanya efisiensi besar-besaran di pesawat komersial. Alhamdulillah dugaan saya keliru dan saya hanya dapat Aqua Gelas (sebetulnya sih Monair) 200 ML dengan logo airline di kemasannya untuk penerbangan Jakarta-Denpasar. Anda bisa menikmati makanan yang cukup enak seperti nasi, telur, buah, dsb di pesawat Garuda tapi anda harus mau mengeluarkan uang lebih sekitar 60-70%.

Tapi itu masih mending, di pesawat Mandala (penerbangan berikutnya) saya hanya dapat kertas menu yang di antaranya Nasi Goreng seharga Rp 24 ribu. Karena saya biasa beli nasi goreng dengan harga 7 ribu, sayang juga jika harus bayar segitu…:) Tapi ini lebih fair sebenarnya. Daftar Harga Makanan di Mandala AirlineYang benar-benar lapar bisa mendapatkan makanan meski harus beli.

Sampai di Bandara Bali, saya membeli tiket Taxi di Bandara dengan biaya Rp 60 ribu. Supirnya pak Gino yang karena ramah sekali dan saya juga harus berangkat pagi-pagi, saya minta nomor Hpnya (081936176364) dan meminta dia agar menjemput saya di hotel yang akan saya beritahukan nanti (nama hotelnya kalau tak salah Puri Hotel di jalan Teuku Umar). Kalau anda butuh Taxi dan juga pemandu wisata, Gino ”is the man”….

Karena akan berangkat pagi esoknya (penerbangan jam 7-8), siang saya telpon dan juga datangi biro perjalanan untuk pesan tiket. Karena di satu travel ada masalah koneksi internet, terpaksa saya diantar teman mencari tiket di travel lain naik motor.

Sebaiknya anda pesan tiket lewat travel sebab kalau beli tiket langsung di Bandara belum tentu dapat dan sering harus lewat calo. Pernah di Surabaya saya coba beli tiket di Bandara. Semua jajaran loket saya tanyakan apakah ada tiket dan semua petugas menjawab sudah habis. Tapi ada 2 calo tiket yang mendekati saya dan saya pun memilih yang termurah. Nama yang tercantum di tiket tersebut adalah ”Mr. Chung”. Alhamdulillah tidak ada kecelakaan sebab nama saya kan tak bakal tercatat di manifest pesawat.

Bandara Udara Ngurah Rai DenpasarJam 6 pagi keesokannya pak Gino menjemput saya dan ternyata perjalanan dari Teuku Umar ke Bandara Ngurah Rai hanya sekitar 15 menit.

Pesawat Mandala yang akan terbang ke Surabaya delay sekitar 20 menit karena adanya kedatangan VIP. Ternyata VIP yang dimaksud adalah SBY yang berkunjung dalam rangka Konferensi tentang Iklim Global Dunia.

Ketika melewati Porong, Pilot menginformasikan ke para penumpang bahwa di sebelah kiri adalah lumpur Lapindo Brantas yang merupakan satu fenomena bencana karena ulah manusia. Ada asap yang membubung tinggi sementara di sekelilingnya genangan lumpur yang luas.

Sampai di Bandara Juanda Pramugari Mandala Airline Menjelaskan prosedur keselamatansaya naik Taxi ke Tunjungan Plaza dengan biaya Rp 70 ribu. Ketika pulang dengan naik Taxi grup Blue Bird (kalau tak salah Pusaka Nuri) lewat jalan tol, saya kira akan lebih murah ternyata harganya justru lebih tinggi yaitu sekitar Rp 97 ribu. Jadi kalau mau murah lebih baik lewat jalan biasa.

Mall Tunjungan Plaza sebelum buka dibersihkan dulu oleh para petugasMal Tunjungan Plaza sangat luas karena terdiri dari beberapa blok, yaitu TP1, TP2, TP3, dan TP4. Saya nyasar melulu karenanya.

Di Hotel Puri BaliDi Surabaya saya menginap di Hotel Pregolan di jalan Pregolan (ini informasi dari supir Taxi) dengan biaya hanya Rp 168 ribu per malam. Ini sudah kamar Exclusive meski menurut saya tidak beda jauh dengan kamar di rumah…:) Tapi kalau cuma untuk tidur saja, untuk apa membuang uang banyak-banyak? Apalagi hotelnya cukup dekat dari Mal Tunjungan Plaza. Bisa jalan kaki atau naik becak sebesar Rp 5000 (dari hotel ke TP) atau Rp 6.000 (dari TP ke hotel).

Di Surabaya saya coba pesan tiket yang bisa diantar. Ahamdulillah meski counter Adam Air tidak menyediakan fasilitas antar, tapi mereka informasikan agen mereka yang bisa mengantar. Kalau tidak salah namanya Hartono.

Keesokan harinya saya pulang jam 2 sore saya pulang kembali dengan penerbangan pesawat jam 4 yang ternyata mundur hingga jam 5 sore. Di Cengkareng pertama ingin naik Bis Damri. Tapi karena bisnya banyak yang tidak berhenti dan penumpang yang antri banyak sekali, belum bawaan cukup berat (2 koper) akhirnya saya naik Taxi Putra yang kebetulan lewat. Sempat juga satpam Bandara marah dan memukul mobil taxi dengan pentungan karena yang boleh mengambil penumpang di situ hanya Taxi Bandara. Tapi hargai dong hak asasi penumpang untuk memilih kendaraan yang akan mereka naiki….:)

Begitulah perjalanan dinas saya yang singkat (tidak ada piknik-piknik tapi hanya ada kerja dan kerja…:). Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang belum biasa naik pesawat sendiri..

 

Foto-foto

Menunggu pesawat di bandara

 

Menunggu Pesawat di Ruang Tunggu Bandara Ngurah Rai Denpasar

Di dalam pesawat

Di dalam pesawat

Bagasi diturunkan dari pesawat:

Pesawat tengah menurunkan bagasi

Bagasi dimuat ke atas pesawat:

Pesawat tengah memuat bagasi penumpang

Pesawat tengah menunggu antrian untuk terbang (di depannya ada 5 pesawat):

Pesawat tengah antri menunggu giliran terbang (di depannya ada 5 pesawat):

Pesawat tengah terbang melewati pulau Kangean:

Pesawat tengah terbang melewati pulau Kangean

About these ads

16 Tanggapan

  1. Assalamu alaikum Pak Agus,
    salam kenal dari Jerman sebelumnya. Saya kebetulan sedang mencari berita2 ttg pesawat Jkt Bali, dan ketemu dgn website Bapak. Wah menolong betul. Terutama no telp Pak Gino di Bali. Well, kami sekeluarga mau ke Bali pertengahan Maret. Liburan keluarga setelah menengok eyang2 dan keluarga besar di Bdg Jkt. Boleh tau berapa harga tiket pswt Jkt-Bali p.p? Dimana kita hrs pesan tiket pswt? Mungkin Pak Agus bisa kasih info, lebih baik naik pesawat atau KA ?
    Terima kasih banyak banyak Pak Agus.
    Salam dari Schwandorf, Jerman.

  2. Wa’alaikum salam wr wb,
    Tiket pesawat Jakarta Bali sekitar Rp 400.000-Rp 700.000 tergantung airline dan tanggal keberangkatan (kalau high season/libran biasanya lebih mahal). Kemarin saya naik Adam Air sekitar Rp 413.000.

    Beli tiket bisa lewat travel (biasanya lebih murah). Kalau beli di airport bisa habis dan harus lewat calo sehingga lebih mahal.

    Kalau naik Garuda lebih mahal, tapi servis (misalnya makanan) lebih baik dan ada asuransinya.
    Ini contoh situs tiket Sriwijaya Air:
    http://www.dwimatour.com/tiket-pesawat.htm

    Atau bisa telpon ipar saya: Febby di 08128018145. Dia kerja di Travel.

  3. bang saya mau tanya dari semua pesawat yang udah abang gunakan, maskapai mana yang paling murah dan nyaman untuk perjalanan jakarta-denpasar

  4. Paling murah sih Adam Air. Tapi sudah tidak terbang lagi.
    Tapi silahkan kontak pak Dani di 0811815681. Dia dan istrinya kerja di Travel. Coba tanya penerbangn paling murah dan nyaman.

  5. Saya mencari teman lama, bernama Gino. Apakah Gino yg disebut disini ya. Orang nya item, gigi agak tongos, perawakan kekar. Hmm, adam air dah kolaps skr pak. Btw, nice article.

  6. salam kenal pa agus
    saya andre dari bandarlampung….
    mohon info tiket pesawat yang murah Jakarta bali untuk bulan 13 Juli 2009….
    Saya butuh 40 tiket….
    apa pa agus bisa bantu saya…..???

  7. Ok pak Andre.
    Saya sudah tanyakan ke satu teman, katanya biasanya harga fixed baru bisa didapat 1 BULAN sebelumnya. Dan biasanya ketika libur sekolah atau hari libur lainnya harganya naik.

    Biasanya juga kalau tiket JKT-DPS murah, misalnya Rp 350 ribu, maka tiket balik DPS-JKT bisa beda jauh jadi Rp 500 ribu. Jadi lebih murah beli tiket PP. Tapi kalau beli PP, sebaiknya waktunya ditambah minimal 6 jam. Misalkan acara pak Andre berakhir pada jam 12:00, sebaiknya ambil penerbangan yang jam 18:00.

    Jangan terkecoh juga dengan iklan di koran misalnya Jakarta-Semarang hanya Rp 300 ribu. Ketika teman saya dan saya bertanya, ternyata itu belum “Plus-Plus”. Total jadi Rp 500 ribu.

    Nanti deh bulan Juni ingatkan saya lagi.

  8. Pa agus,saya jg mau mencari tiket pesawat murah jkt-denpasar untuk tgl 24 juli 09.. Untuk 6 org..
    Kalo tiket air asia ada yg promo gak ya? Mohon bantuannya..
    Terima kasih sebelumnya..

  9. ada yang punya referensi tiket Jkt-Dps? saya butuh tiket untuk 25 orang buat tanggal 18-20 Juli 2009.
    thanks..

  10. Untuk tiket murah, coba hubungi teman saya pak Mona di 081318328015 atau muliawisata@yahoo.com.
    Bilang saja dari Agus Nizami (agusnizami@yahoo.com.sg)., siapa tahu bisa dapat diskon.

    April ini adik saya baru saja umrah lewat biro perjalanannya. Di Bandara Soekarno Hatta para jema’ahnya bisa menikmati fasilitas VIP Lounge berikut makan dan minum gratis di sana…:)

    BTW, meski murah, saya tidak merekomendasikan Batavia Air. Saya pernah pulang dari Padang naik itu, eh setelah mendarat kaca bagian dalamnya lepas. Untung sudah mendarat.

    Kemudian ada berita:
    Hidrolik Rusak, Batavia Air Gagal Terbang :: Berita :: Berita …
    Liputan6.com merupakan situs berita aktual, tajam, terpercaya yang dimiliki SCTV.
    http://www.liputan6.com/news/?id=175298&c_id=7

  11. Ass….

    Saya seneng sekali bisa baca blog ini karena sangat membantu,

    Saya ada rencana berangkat ke bali bulan july, kira-kira tanggal berapa untuk tiket yang paling murah dan naik maskapai apa yang paling aman, karena terus terang saya belum pernah naik pesawat juga ini yang pertama pergi ke bali. terima kasih.

    Wassalam

  12. Maaf baru baca.
    Yang jelas kalau high season/liburan seperti bulan Juli atau Desember tarif tiket/hotel akan naik. Jadi lebih baik pilih waktu low season seperti bulan April/Mei/November
    Selain itu di tiap airline biasanya ada tiket promo yang harganya bisa selisih sampai 40% dari harga standar. Coba tanya ke travel agent untuk tiket promo termurah. Beda 2 hari saja harga bisa berubah jauh. Sebagai contoh pernah harga tiket Lion Air Jakarta-DPS sekitar Rp 340 ribu. 2 hari kemudian saya beli ternyata harganya sudah Rp 514 ribu.

  13. Yth :
    1. Pak Nizami
    2. All

    Mohon informasinya harga tiket yg paling murah atau discont, ….di kantor saya ada rencana Tour ke Bali (Jakarta – Bali # PP ) jumlah peserta ± 90 s/d 95 orang. jadwal Tour sekitar Maret – April 2010.

    Terima kasih sebelumnya
    wassalam

  14. Maaf, maksud saya jadwal Tour Maret – April 2011

    wassalam

  15. salam pk, jd kalo ke surabaya dg Adam Air berapa tiketnya, ada rencana mau ke surabaya akhir buln ini

  16. saya tinggal di luar negeri dan ingin pulang lewat juanda international surabaya, masalah saya tidak tahu naik apa yang mudah dan hemat dan aman tentunya dari bandara international menuju surabaya kota, karena surabya terkenal rawan jadi agak takut juga si………….. thanks atas jawabannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: